Jembatan Cinta menjadi obyek wisata favorit ribuan wisatawan

Jembatan Cinta menjadi obyek wisata favorit ribuan wisatawan yang mengunjungi Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada hari kedua Lebaran 2015, Sabtu (18/7/2015). Jembatan sepanjang 800 meter yang menghubungkan Tidung Besar dan Tidung Kecil tersebut penuh sesak pengunjung yang sebagian besar muda mudi yang sengaja datang karena penasaran dengan cerita mengenai Jembatan Cinta yang sudah menjadi salah satu ikon wisata itu.

“Pulau tidung itu eksotis karena selain terumbu karang, pantai dan murah meriahnya paket wisata. Pulau Tidung sendiri mempunyai daya tarik yakni jembatan cinta yang biasa dinikmati sama wisatawan baik balita maupun manula,” bebernya. Jembatan sepanjang 800 meter yang menghubungkan Tidung Besar dan Tidung Kecil tersebut penuh sesak pengunjung yang sebagian besar muda mudi yang sengaja datang karena penasaran dengan cerita mengenai Jembatan Cinta yang sudah menjadi salah satu ikon wisata tersebut.

Bagi masyarakat yang ingin berwisata ke Pulau Tidung, kata Jajul, tidak perlu merogoh kantong dalam. Karena, dengan biaya Rp300 ribu, wisatawan bisa datang ke pulau itu juga dapat makan tiga kali sehari. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rechasiring Pulau Seribu, Komarudin juga berpandangan sama. Komaruddin pun mencontohkan, salah satu sikap Masud yang dinilai otoriter yaitu dalam merekrut pekerja harian lepas (PHL).

“Dalam perekrutannya, Masud tak transparan, suka-suka dia saja. Misalnya, orang titipan dia lolos jadi PHL, walaupun enggak ikut seleksi. Di lingkungan kelurahan juga. Makanya, banyak orang-orang lama yang kebuang dan orang-orang baru masuk,” bebernya saat dihubungi terpisah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>